Jagalah Nilai-nilai Pondok, Pesan KH. Hasan Abdullah Sahal untuk Wisudawan/Wati TMI 2020

Garut- Pendiri dan Pimpinan Pondok Darussalam Garut, K.H. Asep Sholahuddin Mu’thie, B.A bersama para Wakil Pimpinan, yaitu K.H. Asep Deni Fitriansyah, M.Phil, K.H. Dr. Devi Muharrom Sholahuddin, Lc., M.Ud., dan K.H. Muhammad Yasyfi Affazani, M.Pd. menggelar wisuda tahunan untuk lulusan TMI tahun 2020 baik putra maupun putri dengan tetap mematuhi protokol kesehatan; mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, mengenakan masker, cek suhu tubuh sebelum memasuki aula, dan menjaga jarak. Sementara para wali mengikuti acara secara virtual lewat aplikasi zoom meeting.

Prosesi Wisuda Berjalan dengan Khidmat

Acara wisuda ini dilaksanakan pada tanggal 22 April 2021. Wisuda diperuntukkan bagi lulusan TMI Pondok Pesantren Darussalam Garut yang telah mengikuti ujian lisan dan tulis, ujian praktikum/kompetensi juga komprehensif, berikut mental dan akhlakiyah siswa/i, serta lulus pengabdian minimal 1 tahun.

Pada Sabtu pagi, 22 Mei 2021 wisuda berjalan dengan khidmat, pukul 08.00 WIB acara dimulai yang dipandu langsung oleh Muhammad Rizal Fadillah Waliana selaku pembawa acara, calon wisudawan/wati memasuki aula dengan rapih.

Sebelum masuk pada acara inti, terlebih dahulu Adi Sapta Nugraha santri kelas 4 TMI membacakan surat Yunus ayat 108 dan An-Nahl ayat 120 sampai dengan ayat 122, dengan harapan acara dapat berlangsung dengan lancar dan diridhoi oleh Allah SWT.

Lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan Hymne oh Pondokku dinyanyaikan dengan sangat merdu oleh paduan suara santriwati TMI.

Ust. H. Asep Sopyan, S.Pd.I selaku koordinator panitia ujian siswa akhir 2020 membacakan surat keputusan tentang kelulusan siswa akhir yang berjumlah 224 orang. Dengan kriteria kelulusan sebagai berikut:

No Kriteria Siswa Siswi Total
1 Istimewa 2 10 12
2 Sangat Baik 14 69 83
3 Baik 48 50 98
4 Cukup 22 9 31

Setelah dibacakan surat keputusan, pengukuhan wisudawan/wati dimulai dengan pemanggilan nama-nama wisudawan/wati oleh Ust. Zayn Nury Liga, wisudawan/wati kemudian menerima ijazah yang diserahkan oleh Pimpinan dan para Wakil Pimpinan.

Pembacaan Ikrar Alumni

Ikrar alumni dibacakan dengan lantang dan penuh kesungguhan, sebagai janji bakti pada almamater dan negeri. Dipimpin oleh Alfiyyan Qotrunada diikuti wisudawan/wati.

Acara semakin syahdu diiringi dengan Mars Darussalam yang dibawakan oleh paduan suara.

Salah satu utusan wisudawan, Rabee Alfen Two menyampaikan sambutannya dengan Bahasa Arab.

أيها أصدقائ لقد خففتم كل الأعباء واجتهدتم معي بالوفاء إلى النهاية، كل لقاء فراق لقد مرت بنا ست سنوات فسوف نفارق عن قريب فإن الوقت يفارقنا. ألا تحزنوا مع أن المسافة تفصلنا لكن غرضنا وقلوبنا واحد على الدوام. نستعفي ونشكر إلى فضيلة رئيس معهد دارالسلام الإسلامي والنوابه وجميع الأساتذة والأستاذات

Demikian ungkapan rasa bahagia serta terimakasih mendalam dari wakil wisudawan untuk semua pihak.   

Menyusul kemudian sambutan wakil wali wisudawan/wati oleh Bapak Drs. Asep Mahmud Japarudin Adiwinata, M.Pd. wali dari Sayyidah Fitriah. “Kami mewakili para wali wisudawan/wati merasakan kegembiraan juga kesyukuran yang luar biasa atas kelulusan putra-putri kami tercinta, kami berpesan kepada putra-putri kami untuk tidak puas belajar sampai di sini, belajarlah ke jenjang selanjutnya sehingga mampu menjadi agen perubahan bagi negeri ini ke arah yang lebih baik. Ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya untuk seluruh guru dan semua pihak yang ikut serta dalam mendidik putra-putri kami, semoga Allah SWT membalas dengan surga-Nya”.

Ketua badan wakaf, K.H. Abdullah Sai’d Baharmus, Lc. menyampaikan pesan dan amanat untuk para wisudawan/wati. “Kami berterimakasih kepada para wali wisudawan/wati yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk belajar di Darussalam, dan mohon maaf apabila masih banyak kekurangan selama proses pendidikan dan pengajaran. Untuk anak-anak saya alumni 2020, wisuda bukanlah akhir dari belajar, akan tetapi awal perjuangan di medan perjuangan selanjutnya, ijazah kalian yang sebenarnya adalah ilmu yang bermanfaat didasari dengan akhlak luhur, keikhlasan tinggi, serta jauhkan diri kalian dari sifat sombong atas ilmu yang sudah diperoleh.”. Begitulah amanatnya.          

K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor juga memberikan pesan dan nasihat untuk para wisudawan/wati agar tetap menjaga nilai-nilai pondok di manapun berada. “Jika belajar di Darussalam hanya sekadar untuk menjadi orang baik & pinter saja tidaklah cukup, kamu harus menjadi mundzirul qoum dan menjadi orang bermanfaat saat kamu kembali ke masyarakat. Ingat, jangan lupa hubunganmu dengan pondokmu, jagalah nilai-nilai abadi pondok di manapun kamu berada.” Pesan dan nasihat yang sangat berarti dari Kiai Hasan.

K.H. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan pesan dan nasihat secara virtual

Pesan dan nasihat terakhir dari K.H. Asep Sholahuddin Mu’thie, B.A. Sebelum Kiai menyampaikan pesan dan nasihat kepada para wisudwawan/wati dan para wali, beliau mengutarakan 3 unsur yang didapatkan oleh para santri/wati Pondok Pesantren Darussalam; mu’amalah: pergaulan yang baik antara santri/wati dengan guru, mu’asyarah: interaksi intensif dengan iklim pendidikan yang baik, dan mukhalathah: di mana guru tidak hanya memerintahkan, tetapi juga menjadi sauri teladan. Ketiga hal ini lalu dibungkus dengan keikhlasan.

Beliau juga mengutip surat al-Kahfi ayat 13 yang artinya “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan kami tambah pula mereka petunjuk.” Ayat ini mengingatkan kita semua bahwa Darussalam adalah tempat yang terus melahirkan para pemuda-pemudi yang tidak hanya sekedar berilmu, namun juga beriman serta diberikan petunjuk oleh Allah. 

Selanjutnya, Kiai menyapa seluruh wisudawan/wati serta para wali dan senantiasa mengajak bersyukur bahwa hingga kini kita dikaruniai kesehatan juga kekuatan di tengah pandemi yang belum kunjung reda. Tak lupa ia menyampaikan tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mensyukuri kelulusan para wisudawan/wati. Tak lupa beliau berpesan agar para alumni senantiasa berpegang teguh pada nilai, falsafah hidup, misi, dan juga prinsip-prinsip pondok. Beliau menekankan panca amanat pendiri Darussalam untuk selalu diingat, yakni: “1) Pondok ini maju karena memikirkan sesuatu yang menyentuh kepentingan Santri, buka kepentingan Kyai, Keluarga dan bukan pula kepentingan yayasan. 2) Darussalam dibentuk untuk menjadi tempat berlatih kehidupan, sehingga apa yang dilihat, didengar, dikerjakan, dan dirasakan didesain untuk mendidik. 3) Pondok maju karena berkah keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, kejujuran, kebersamaan dan pengorbanan. 4) Jaga nilai-nilai dan prinsip-prinsip Pondok, amalkan dan tanamkan Panca Jiwa. 5) Terus bergerak, jangan berhenti, dan jangan pernah berhenti. Darussalam bergerak mencetak generasi penerus untuk kejayaan umat dan bangsa.” Demikian pesan Kiai.

Acara ditutup dengan penyerahan wakaf berupa uang tunai Rp240.000.000 (dua ratus empat puluh juta rupiah) dari para wisudawan/wati angkatan 2020 kepada Badan Wakaf dan Pimpinan Pondok, dengan rincian: Rp. 115.000.000 dari wisudwan yang diserahkan langsung oleh ketua angkatan; Syahid dan Labib, dan Rp. 125.000.000 dari wisudwati yang diserahlan langsung oleh ketua angkatan; Sayidah Fitriah, dan Rani Karenina.

Penyerahan uang Wakaf dari Wisudawan/Wati kepada Badan Wakaf dan Pimpinan Pondok


Dengan diadakannya agenda ini, diharapkan para wisudawan/wati senantiasa bersyukur atas pencapaian dan juga selalu mengingat pesan dan nasihat yang diberikan. Semoga wakaf yang diserahkan menjadi amal kebaikan bagi para wisudawan/wati.

(Reporter: Indra Ari Fajari)